Minggu, 25 Desember 2011

Pelatihan Perkoperasian untuk anggota Kommpap

Pada hari Kamis, 15 Desember 2011, Mama – mama pedagang asli Papua yang merupakan anggota Koperasi mama – mama pedagang asli Papua(KOMMPAP) mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan,Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(Disperindangkop). Pelatihan ini sebagai tindak lanjut program dari Gubernur Provinsi Papua tahun angggaran 2011. Pelatihan Perkoperasian ini dikhususkan bagi 120 anggota Kommpap, yang sejak tanggal 20 Desember 2010, di dirikan bersamaan dengan peresmian pasar sementara.

Pelatihan ini dibuka oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi setda Provinsi Papua, Drs. Elia Ibarahim Loupatty yang mewakili Gubernur Provinsi Papua pada pembukaan di Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Angkasa, Jayapura. Mama – mama pedagang asli Papua adalah pekerja keras, karena mereka penentu ekonomi keluarga. Mama – mama berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Jayapura’’,ujar Elia.

Materi mengenai sejarah koperasi
Elia juga mengatakan ‘’Para pengajar harus pelan - pelan memberikan teori bagi mama – mama. Karena dari batas kemampuan, mama – mama lebih senang dengan teori mendengar dan melihat. sehingga ketika keluar dari tempat pelatihan ada manfaat. Pelatihan ini agar mama – mama lebih meningkatkan usaha, minimal pertahankan usaha, dan mengelola modal usaha yang sudah dihimpun bersama. Hasil usaha yang minim, tidak perlu rendah diri, bekerja dengan nurani dan hasil keringat sendiri, bekerja keras dengan hati yang baik demi keluarga. Saya sangat berharap mama – mama harus terus maju dan merasa bangga bagi orang asli Papua yang terlibat dalam perdagangan. Harus bangga karena tidak semua orang asli Papua bisa berdagang’’,ujarnya.  

Pelatihan ini akan berlangsung selama 4 hari, dan akan ditutup pada hari Senin, 19 Desember 2011, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan teknis para anggota koperasi tentang pengetahuan perkoperasian dan kewirausahaan, meningkatkan motivasi dan inovasi dalam mengembangkan serta meningkatkan kualitas usaha masing – masing ‘’, ujar Drs. Kaleb Worembay, MM, Kepala Disperindangkop.

Pelatihan ini sangat baik bagi, terutama mama – mama bisa mengetahui bahwa dana Rp.600.000.000, itu adalah dana simpan – pinjam yang harus dikembalikan. Kami juga mengetahui bagaimana melakukan pinjaman ke Bank, dan harus memiliki sikap sabar dan rendah hati untuk berjualan dan bersaing’’,ujar mama Yuliana. 

1 komentar:

  1. ini kisah nyata saya . . . .

    perkenalkan nama saya zalinah aruf, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren shohibul Qur’an. dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
    Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada K.h. Muh. Safrijal atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
    Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin..

    BalasHapus